Pages

Tito's Weblog on Mobile

Hello, Welcome to Tito's Weblog

My photo
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
An undergraduate student in Bogor Agricultural University | Majoring in Computer Science | Writer and Programmer | Readings, Swimming, Travelling, Games, Photography, Music, Art, Movie is My passions.
Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Wanita Indonesia - Kartini




Wanita, ialah orang-orang yang berusaha memajukan kecerdasan budi, yang dapat membantu mempertinggi derajat budi manusia.
-R.A. kartini -


Selamat Hari Kartini
(21 April 2012)

Demo Penting ga Sih???

Sedih dari siang ngebaca timeline di berita - berita Metro TV dan Viva News. Mahasiswa mulai melakukan aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM, yang lebih hebatnya lagi ini sampai harus terlibat bentrok dengan aparat keamanan. Tidak terjadi di ibu kota saja, serentak di beberapa daerah di Indonesia juga terjadi demonstrasi serupa. Mungkin 4 tahun lalu, ketika masih di tingkat satu dan masih baru - baru nya menyandang gelar mahasiswa. Hal ini merupakan suatu kehormatan, maju bak pahlawan ke medan perang melawan para penjahat.

Kenangan waktu muda dulu... *demo pertama dan terakhir yg saya ikuti
Seiring waktu memasuki tahun - tahun berikutnya di kampus, ikut demonstrasi tidak lagi menjadi antusiasme bagi saya. Ada tanda tanya besar dalam hati ini, sampai kapan saya harus berjuang dengan cara seperti ini. Kita semua tahu, harga minyak dunia akan terus menaik. Dan pemerintah kita pun harus menyesuaikan semua itu dengan kondisi di dalam negeri. Jadi, apakah setiap kali harga BBM naik saya harus turun kejalan untuk berdemo???? Misalkan, dalam 1 tahun terjadi 2x kenaikan harga BBM. Berarti saya harus siap untuk 8 (2 x 4th) kali melakukan demonstrasi ke jalan. Itu baru isu BBM, belum lagi isu - isu lainnya seperti korupsi. Bisa - bisa saya lulus dengan double major, pertama sarjana komputer dan kedua sarjana demonstrasi.


Selain itu, ingatkah kita apa amanah orang tua kita ketika mereka merelakan anaknya untuk pergi merantau kuliah jauh dari rumah?? Mencari ilmu bukan mencari mati... Saya yakin, kalau kita sudah punya banyak ILMU dan ATTITUDE, pasti bisa MEMPERBAIKI negara. Ketimbang koar - koar teriak membela rakyat sewaktu demo, tapi merusak prasana umum yang notabane nya buat kepentingan rakyat, #GAK LOGIS.

Tetapi sobat, bukan berarti menjadi mahasiswa yang juga seorang aktivis adalah pilihan yang #nonsense. Saya akui 2 tahun terakhir menjadi mahasiswa, saya ikut aktif menjadi seorang aktivis. Banyak kegiatan di BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) yang bisa membantu rakyat dengan cara - cara yang lebih scientist. Jadi bukan berarti anak BEM/aktivis = tukang demo. Dan demonstran pun bukan lah orang - orang anarkis, cuma mereka adalah orang yang berani menyuarakan aspirasinya secara "langsung" ... Ingat ya sobat !!!

Sumber: Vivanews.com
Sumber: Vivanews.com

Menyuarakan aspirasi secara langsung pun ada tata caranya, bukan dengan kekerasan dan tindakan kebrutalan. Jangan mudah terpancing emosi dan termakan provokasi. Banyak sebenarnya dari para demonstran bukan lah MAHASISWA, melainkan orang - orang yang ditempatkan oleh oknum tertentu dengan maksud tertentu. Jadi, mahasiswa itu pake otak, bukan pake otot. Ga keren kok klo tauran, ga dibilang pahlawan juga klo mati ditempat. Cuma euphoria bodoh sesaat. *trust me. Seperti meminjam kata - kata bang Najmi Anniro.

Tidak semua polisi melakukan KEKERASAN dan tidak semua pelaku demo bertindak ANARKIS


Terkadang tidak bisa juga menyalahkan para aparat keamanan yang melakukan kekerasan karena para demonstran yang bertindak anarkis. Hasil nya adalah kekacauan, tidak bisa dibedakan yang mana yang BENAR - BENAR mahasiswa mana yang PROVOKATOR.

Sumber: Vivanews.com

Sumber: Vivanews.com

Sumber: Vivanews.com

Sumber: Vivanews.com

Sumber: Vivanews.com

Apakah kita sebagai "MAHA"siswa akan melakukan tindakan bodoh seperti gambar diatas. Berjuang untuk rakyat, yang belum jelas rakyat mana ada apa yang diperjuangkan. Cara kekerasan dan tindakan anarkis seperti bar-barian kah yang harus ditempuh???

Jadi, buat sobat - sobat yang baru saja memasuki dunia perkuliahan dan masih merasakan euphoria menjadi mahasiswa, mari lah bijak memilih jalan mana yang akan kita pilih. Jangan cuma ikut2an saja, tapi pahami esensi dari tindakan yang kita ambil.

Exploring Jambi - Historical Heritage

Selama 3 tahun merawat blog ini, saya merasa iri kemarin sewaktu mampir di tempatnya kak mila yang ternyata sudah duluan membuat postingan tentang Jambi. Klo mau dihitung2, saya yang orang Jambi tapi belum pernah mempublish Jambi di blog ini. Memang pernah beberapa postingan menyinggung kuliner dari Jambi, tapi itu terasa masih kurang karena tidak meceritakan Jambi secara utuh.  

Rindu akan kenangan masa lalu, keindahan alam, cita rasa kuliner dan dialeg khas bahasa melayu membuat saya tergerak untuk membuat beberapa postingan tentang Jambi - my hometown. Selain itu hitung - hitung juga mau sekalian mempromosikan daerah ku tercinta ini, yang saya yakin tidak banyak blogger yang tahu keberadaannya. Karena Jambi masih kalah populer dengan beberapa Kota besar di Sumatra semisal Padang, Palembang dan Medan.

Banyak sate padang disini, tapi ini bukan padang. Banyak mpek-mpek disini, tapi ini bukan Palembang. Mau jalan - jalan ke Ancol dan Monas juga ada, tapi ini bukan Jakarta. Inilah JAMBI tempat aku dilahirkan. (kicau punai-2010)


Kampus saya IPB memang terdiri dari beribu mahasiswa yang berbeda - beda asal dan budayanya. Mulai dari Aceh sampai Papua kami dicampur menjadi satu,  saya sering kesal sewaktu tahun pertama di asrama dulu. Bulan pertama kami habiskan dengan kegiatan perkenalan satu sama lain. Setiap kali saya berbicara dengan teman asrama, dari logatnya saya disangka orang Minang, tapi kalau dari dialegnya saya disangka orang palembang. Belum lagi kalau saya bawa oleh2 'mpek - mpek' dari kampung halaman, sudah dipastikan saya langsung dikira orang Palembang.

Selesai memperkenalkan diri mereka balik bertanya "Jambi tuh mana ya?” “Sumatra?” “Masuk propinsi mana?" Arrgghhhh ampun deh, kesalnya ga ketolongan. Saya bukan dari Padang or Palembang mas/mbak.. saya asalnya dari Jambi. Dan baru mereka angguk - angguk kepala, tapi dengan raut wajah masih berpikir. Sebelah mana sumatra ya??? *Tepok jidat.. Pengen rasanya langsung kasih peta. 

Nih saya selipkan peta Jambi biar pada jelas.. :: maps.google






Tapi sebenarnya itu bukan salah mereka, memang kurangnya publikasi dari pemerintah kami yang membuat Jambi kurang terkenal. Tak bisa disalahkan juga untuk masalah dialeg, jambi sebelah barat berbatasan langsung dengan padang, sebelah selatan pun berbatasan lansung dengan palembang. Bahasa ibu dan masakan khas pun sangat mirip dengan palembang, susah membedakan Palembang dan Jambi kecuali dari letak geografi nya.

Baiklah cukup curhat diatas, berikut beberapa info tentang Sejarah Jambi, Demografi dan Iklim supaya sobat blogger bisa lebih jelas informasi tentang Jambi. Untung informasi tentang wisata kuliner, daerah bersejarah, wisata travelling akan di berlanjut di postingan berikutnya. Jadi, jangan bosen2 ya untuk balik lagi kesini. :D

1. DEMOGRAFI
JAMBI resmi menjadi provinsi pada tahun 1958 sesuai dengan UU No.61, 1958, Juni 25. Provinsi Jambi terletak di sebuah kawasan yang dikenal sebagai sebagai Pulau Andalas atau Sumatera. Provinsi Jambi terletak antara 0 º 45 '- 2 º 45' Lintang Selatan dan antara 101 º 0'-104 º 55 'Bujur Timur. Terdiri dari 8 Kabupaten dan 2 Kota dengan jumlah penduduk 2.568.548 orang berdasarkan sensus tahun 2003. Wilayah Provinsi Jambi meliputi bidang 53,435.72 Km2 dan panjang 185 km. Batas-batas wilayah Propinsi Jambi adalah sebagai berikut:

Peta Provinsi Jambi :: http://www.indonesia-tourism.com/jambi/

    Utara, dengan Provinsi Riau
    Selatan, dengan Propinsi Sumatera Selatan
    Barat, dengan Provinsi Sumatera Barat
    Timur, dengan Laut Cina Selatan.

2. IKLIM
Di Provinsi Jambi, dari bulan November hingga Maret adalah musim hujan. Dan awal musim kemarau pada bulan Mei sampai Oktober.  Rata-rata curah hujan 1900-3200 mm / tahun dan rata-rata hari hujan 116-154 hari / tahun. Suhu maksimum di Provinsi Jambi adalah 31 derajat celcius.

3. SEJARAH
Pada Abad ke 7 sampai abad ke 13 kita tahu bahwa Indonesia Khususnya Jambi berada pada masa kejayaan agama Hindu dan Budha. Banyak peninggalan - peninggalan bersejarah yang melambangkan bahwa pada abad-abad tersebut agama Hindu dan Budha telah lebih dulu berkuasa di Jambi. Salah satu peninggalan bersejarahnya yang ada di Jambi yaitu Candi Muaro Jambi. Candi Muaro Jambi merupakan kawasan situs percandian terluas di Indonesia yang luasnya mencapai 12 KM persegi. Komplek percandian ini pertama kali ditemukan oleh tentara Inggris bernama SC Crooke pada 1820, ketika ditugasi memetakan Sungai Batanghari. Candi Muaro Jambi sebagai situs purbakala paling luas memiliki 80-an candi, dan sembilan candi besar yaitu Candi Kotomahligai, Candi Kedaton, candi Gedong satu dan Gedong dua, Candi Gumpung, Candi Tinggi, Telago Rajo, Candi Kembar Batu dan Candi Astano.

Komplek Candi di Kab. Muaro Jambi :: lengkap di psotingan selanjutnya

::Kesultanan Jambi
Kemudian selanjutnya pada awal Abad ke 14 ada seorang bangsawan Turki dan anggotanya yang berlayar hingga akhirnya berlabuh disebuah pulau yang disebut Pulau Berhalo. Bangsawan tersebut bernama Ahmad Barus II yang kemudian dikenal dengan nama Datuk Paduko Berhalo. Disanalah beliau mulai mendirikan sebuah kerajaan yang berlandaskan Islam yang merupakan cikal bakal penyebaran agama Islam di Jambi. Datuk Paduko Berhalo kemudian menikah dengan seorang putri dari Minang Kabau yang bernama Putri Selaras Pinang Masak dan dianugrahi 4 orang anak sebelum akhirnya meninggal dan dimakamkan di Pulau Berhala. Adapun anak-anaknya yaitu: Orang Kayo Pingai, Orang Kayo Kedataran, Orang Kayo Hitam dan Orang Kayo Gemuk. Dan yang paling terkenal diantara mereka adalah Orang Kayo Hitam dengan pusakanya yaitu Keris Siginjai, menurut keterangan juga bahwa Sulthan Thaha Saifuddin adalah merupakan keturunan terakhir dari Datuk Paduka Berhala.

Pulau Berhala Jambi :: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5291951
Makam datuk paduko berhala :: http://wisantara.blogspot.com/

::Perahu Kajang Lako dan Angso Duo
Adapun putra bungsu yang bergelar Orang Kayo Hitam Orang Kayo Hitam Menikah dengan putri Tumenggung Merah Mato yang bernama Putri Mayang Mangurai. Dan pada saat itu Orang Kayo Hitam berniat untuk meluaskan wilayah hingga ke pedalaman dan jika ada tuah ingin membangun sebuah kerajaan baru. Sebelum berangkat oleh Temenggung Merah Mato, anak dan menantunya itu diberilah sepasang Angsa serta Perahu Kajang Lako. Kepada anak dan menantunya tersebut dipesankan agar mengikuti aliran Sungai Batanghari untuk mencari tempat guna mendirikan kerajaan yang baru itu, dan tempat yang akan dipilih sebagai tapak kerajaan baru nanti haruslah tempat dimana sepasang Angsa bawaan tadi mau naik ke tebing dan mampir di tempat tersebut selama dua hari dua malam. 

Setelah beberapa hari menghiliri Sungai Batanghari kedua Angsa naik ke darat di sebelah hilir kampung Tenadang namanya pada waktu itu. Dan sesuai dengan amanah mertuanya maka Orang Kayo Hitam dan istrinya Putri Mayang Mangurai beserta pengikutnya mulailah membangun kerajaan baru yang kemudian disebut “Tanah Pilih”, dijadikan sebagai pusat pemerintahan kerajaannya (Kota Jambi) sekarang ini, dan salah satu tempat yang terkenal saat ini yaitu Pasar Angso Duo.


Perahu Kajang Lako :: http://www.panoramio.com/photo/49711736

Orang Kayo Hitam meninggal dan dimakamkan di daerah Kecamatan Berbak saat ini, di komplek pemakaman Orang Kayo Hitam disana ada 4 makam yaitu makam yang paling panjang adalah makam Orang Kayo Hitam sendiri dan disampingnya yaitu makam Istrinya kemudian disampingnya lagi yaitu makam sepupunya Orang Kayo Hitam dan yang paling ujung adalah makam Kucing/Harimaunya.

::Keris Siginjai 
Hubungan Orang Kayo Hitam dengan Tanah Jawa digambarkan dalam cerita orang tuo-tuo yang mengatakan bahwa Orang Kayo Hitam pergi ke Majapahit untuk mengambil Keris bertuah, dan kelak akan menjadikannya sebagai keris pusaka Kesultanan Jambi. Keris itu dinamakan ‘Keris Siginjai’. Keris Siginjai terbuat dari bahan-bahan berupa kayu, emas, besi dan nikel. Keris Siginjai menjadi pusaka yang dimiliki secara turun temurun oleh Kesultanan Jambi. Selama 400 tahun keris Siginjai tidak hanya sekadar lambang mahkota kesultanan Jambi, tapi juga sebagai lambang pemersatu rakyat Jambi.

Sultan terakhir yang memegang benda kerajaan itu adalah Sultan Achmad Zainuddin pada awal abad ke 20. Selain keris Siginjai ada sebuah keris lagi yang dijadikan mahkota kerajaan yaitu keris Singa Marjaya yang dipakai oleh Pangeran Ratu (Putra Mahkota). Pada tahun 1903 Pangeran Ratu Martaningrat keturunan Sultan Thaha yang terakhir menyerahkan keris Singa Marjaya kepada Residen Palembang sebagai tanda penyerahan. Pemerintah Hindia Belanda kemudian menyimpan Keris Siginjai dan Singa Marjaya di Museum Nasional (Gedung Gajah) di Batavia (Jakarta).





::Sepucuk Jambi, Sembilan Lurah
Seloka ini tertulis di lambang Propinsi Jambi, menggambarkan luasnya wilayah Kesultanan Melayu Jambi yang merangkumi sembilan lurah dikala pemerintahan Orang Kayo Hitam, iaitu : VIII-IX Koto, Petajin, Muaro Sebo, Jebus, Aer Itam, Awin, Penegan, Miji dan Binikawan. Ada juga yang berpendapat bahwa wilayah Kesultanan Jambi dahulu meliputi 9 buah lurah yang dialiri oleh anak-anak sungai (batang), masing-masing bernama : 1. Batang Asai 2. Batang Merangin 3. Batang Masurai 4. Batang Tabir 5. Batang Senamat 6. Batang Jujuhan 7. Batang Bungo 8. Batang Tebo dan 9. Batang Tembesi. Batang-batang ini merupakan Anak Sungai Batanghari yang keseluruhannya itu merupakan wilayah Kesultanan Melayu Jambi.


Lambang Daerah Tingkat I Provinsi Jambi

Sepucuk jambi sembilan lurah, batangnyo alam rajo.
Lambang Daerah Tingkat I Provinsi Jambi, berbentuk Bidang Dasar Segi Lima, menggambarkan lambang Jiwa dan semangat Pancasila; Masjid, melambangkan Ketuhanan dan Keagamaan; Keris, melambangkan kepahlawanan dan Kejuangan; Gong, melambangkan jiwa musyawarah dan Demokrasi.

Kesenian di Provinsi Jambi yang terkenal antara lain Batanghari, Kipas perentak, Rangguk, Sekapur sirih, Selampit delapan, Serentak Satang. Upacara adat yang masih dilestarikan antara lain Upacara Lingkaran Hidup Manusia, Kelahiran, Masa Dewasa, Perkawinan, Berusik sirih bergurau pinang, Duduk bertuik, tegak betanyo, ikat buatan janji semayo, Ulur antar serah terimo pusako dan Kematian.

::Senarai Sultan Jambi (1790-1904)
1790 - 1812 Mas’ud Badruddin bin Ahmad Sultan Ratu Seri Ingalaga
1812 - 1833 Mahmud Muhieddin bin Ahmad Sultan Agung Seri Ingalaga
1833 - 1841 Muhammad Fakhruddin bin Mahmud Sultan Keramat
1841 - 1855 Abdul Rahman Nazaruddin bin Mahmud
1855 - 1858 Thaha Safiuddin bin Muhammad (1st time)
1858 - 1881 Ahmad Nazaruddin bin Mahmud
1881 - 1885 Muhammad Muhieddin bin Abdul Rahman
1885 - 1899 Ahmad Zainul Abidin bin Muhammad
1900 - 1904 Thaha Safiuddin bin Muhammad (2nd time)
1904 Dihancurkan Belanda

Dengan berakhirnya masa kesultanan Jambi menyusul gugurnya Sulthan Thaha Saifuddin tanggal 27 April 1904 dan berhasilnya Belanda menguasai wilayah-wilayah Kesultanan Jambi, maka Jambi ditetapkan sebagai Keresidenan dan masuk ke dalam wilayah Nederlandsch Indie. Residen Jambi yang pertama O.L Helfrich yang diangkat berdasarkan Keputusan Gubernur Jenderal Belanda No. 20 tanggal 4 Mei 1906 dan pelantikannya dilaksanakan tanggal 2 Juli 1906. Namun perjuangan rakyat Jambi terus berlangsung dan pada tahun 1907 barulah Jambi sepenuhnya jatuh dibawah kekuasaan Belanda. Belanda memasukkan Jambi ke dalam wilayah keresidenan Palembang dengan dua asisten residen dan pada tahun 1905 Jambi menjadi keresidenan dan status asisten residen diganti menjadi onder afdeling yang salah satunya adalah Kerinci yang tadinya merupakan bagian keresidenan Sumatera Barat.


Sultan Thaha Saifuddin :: 4shared.com

Pada tahun 1948 provinsi Sumatera dibagi menjadi tiga provinsi. Jambi termasuk dalam wilayah Sumatera Tengah. Namun aksi militer Belanda yang menyerang kota Jambi memaksa residen menyingkir ke luar kota. Dalam keadaan bergolak tersebut, Residen Inu Kertapati membuat surat kuasa untuk menjalankan pemerintahan ditempat yang tidak dikuasai Belanda. Pemerintahan Jambi mulai membaik sejak Konferensi Meja Bundar. Tahun 1958 provinsi Sumatera Tengah dimekarkan menjadi tiga provinsi, salah satunya Jambi.
***

Meskipun saya sebenarnya bukan keturunan asli Jambi hanya keluarga perantau dari Sumatra Barat, Jambi tetap lah tanah tumpah darah tempat saya dilahirkan dan menikmati indahnya masa - masa kecil di tanah Melayu ini. Nah semoga sekarang, Jambi sudah semakin banyak yang tahu. Yah minimal sobat2 blogger yang sudah mampir dan baca artikel ini. Tidak salah lagi klo Jambi bukan lah bagian dari Sumbar ataupun Sumsel.

Dan untuk bagian jalan - jalan, kuliner, dan wisata budaya tentang Jambi akan menyusul pada postingan berikutnya.  Sampai Jumpa lagi sobat blogger.. Enjoy reading my Blog.. salam. :D




Sumber ::
Link 1.
Link 2.


Siapa Pahlawan Kita Hari Ini ???

Apa sih makna 10 November bagi kita sobat blogger ??

Dahulu semasa SD sampai SMA pasti definisi 10 November nya sama yaitu peringatan hari pahlawan. Hari dimana terjadi pertempuran di Surabaya, yang merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Sebenarnya sekarang pun ga begitu berubah karena memang itu maknanya, tetapi sekarang kita tidak lagi berperang melawan penjajahan. Tidak perlu mengangkat senjata dan bambu runcing lagi. Sekarang kita berperang melawan penjajah yang tidak terlihat. Penjajah dari bangsa sendiri, kebodohan, kemalasan dan yang paling berbahaya adalah KORUPSI. Tapi tidak berarti kita melupakan jasa para pahlawan yang telah banyak berjasa di masa lalu. Jadii...

Siapa Pahlawan Kita Hari Ini ???

Silahkan di jawab masing - masing ya sobat, semoga momen 10 November ini semakin membuat bangsa kita Indonesia tercinta ini semakin menjadi bangsa yang besar dan sejahtera. Selamat hari pahlawan Negaraku. Semoga bangsa ini bisa lebih menghargai jasa para pahlawan di semua GENERASI :)


http://paskibra-smagiki2.blogspot.com/


Oh iya, jangan lupa untuk tetap mendukung para pahlawan muda kita di SEA GAMES 2011 ya sobat blogger. Sekarang mereka adalah para pahlawan yang sedang berjuang untuk mengharumkan nama bangsa ini di ajang internasional. 

Kita bisa, kita pasti bisa
kita akan raih bintang-bintang
kita bisa jadi yang terdepan
bersatu bersama dalam satu irama
terbang meraih kejayaan, kita bisa!


Ayo Indonesia Bisa - Indonesia Pesta Gol di Laga Perdana SEA Games

Mengalami kekalahan dibeberapa pertandingan Internasional, seperti pada penyisihan group untuk piala dunia 2014 nanti. Indonesia 3x berturut - turut kalah melawan Iran, Bahrain dan Qatar membuat dukungan kepada tim Nasional Garuda Indonesia semakin berkurang. Ditambah kericuhan di kubu internal PSSI semakin membuat jelek citra persepak bolakan Indonesia. Semoga hal ini tidak terjadi pada tim Garuda Indonesia pada ajang SEA Games 2011 ini.   


http://www.seagames2011.terbaru.asia/


Pada pertandingan menghadapi Kamboja, Indonesia berpesta gol pada laga perdana Grup - A 'SEA Games 2011' di Stadion Utama Gelora Bung Karno, semalam (Senin, 7/11/11). Skor 6-0 merupakan awalan yang bagus bagi tim Sepak Bola Garuda Muda untuk tetap bertahan dan melaju sampai babak final nanti. Keseriusan pelatih Rahmad Darmawan terlihat dengan menurunkan empat pemain bertipe menyerang sekaligus, yakni Titus Bonai, Patrich Wanggai, Ferdinand Sinaga dan Oktovianus Maniani, sementara Kamboja memainkan skema dua gelandang bertahan dan hanya satu penyerang.

Formasi menyerang ini membuahkan hasil yang sempurna, Indonesia memimpin dengan skor 6 - 0 dan bertahan hingga peluit tanda pertandingan berakhir ditiup oleh wasit Win Htut dari Myanmar. Berikut para pencetak gol  yang membuat para pecinta sepakbola Indonesia tersenyum semalam :
1. Titus Bonai pada menit ke-29
2. Patrich Wanggai pada menit ke - 31
3. Gunawan Dwi Cahyo pada menit ke - 36
4. Patrich Wanggai menjelang akhir babak pertama.
5. Andik Vermansyah pada menit ke -  82
6. Ramdhani Lestaluhu pada menit ke - 85

Semoga permulaan yang bagus ini memberikan dorongan yang besar kepada tim U23 Indonesia untuk mencapai target emas pada SEA GAMES 2011 ini. Dan kami para suporter akan selalu memberikan semangat kepada tim Garuda. 


Kita bisa, kita pasti bisa
kita akan raih bintang-bintang
kita bisa jadi yang terdepan
bersatu bersama dalam satu irama
terbang meraih kejayaan, kita bisa!

Wae wa e o, wae wa e o, wae wa e o, wae wa e o


http://dukungindonesia.com/

Ayo Indoneia Bisa - Dukung Indonesia - Ayo Indoneia Bisa - Dukung Indonesia - Ayo Indoneia Bisa - Dukung Indonesia - Ayo Indoneia Bisa - Dukung Indonesia - Ayo Indoneia Bisa - Dukung Indonesia.

Happy August - Happy Eid Fitr

Finally I can touch my keyboard and write again on this blog. Rindu sekali rasanya bersantai ria dan blogwalking ke tempat sahabat blogger lainnya. Tapi, apa daya satu bulan ini saya merasakan euforia kesibukan mahasiswa tingkat akhir. Awal bulan disambut dengan datangnya bulan suci Ramadhan, seperti terulang 4 tahun terakhir ini sahur dan buka puasa pertama di tanah rantau.

Menyusun jadwal seminar dan sidang, memenuhi syarat mendatangi 12 seminar lainnya sebelum mengadakan seminar sendiri. Dan tetap fokus kepada research dan project  yang masih setengah jalan. Bulan terasa berlalu dengan cepat, ibadah puasa menambah cepatnya pergantian hari. Baru saja terbangun sahur, tiba - tiba sudah harus pulang ke kosan mencari makanan untuk berbuka puasa.

Ditambah dengan pengalaman pertama mengikuti Job Fair beramai - ramai mencari peruntungan di sebuah perusahaan. Berakhir indah dengan interview dan psikotest selama 3 hari. (lain kali akan saya share tips-trick all about psikotest and interview). Tak terasa memasuki pertengahan bulan, tepatnya tanggal 17 Agustus 2011 kemarin, euforia berubah menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia tercinta ini yang ke-66. Dirgahayu Indonesia ku. Sibuk dengan acara penyambutan mahasiswa baru dan pelaksanaan upacara bendera. Ditutup dengan acara buka puasa bersama dengan beberapa kerabat terdekat di tanah perantauan.

Kini tiba saatnya saya mau mohon pamit, berlibur sejenak Mudik Lebaran ke kampung halaman. Sudah terbayang dari awal bulan akan menghabiskan sisa bulan yang fitri ini di rumah sendiri. Bertemu dengan kedua orang tua, saudara serta teman - teman seperjuangan dulu semasa sekolah. 
Sebelumnya saya Remarchtito Heyziputra mengucapkan Mohon Maaf lahir dan batin, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H. Semoga semua amal perbuatan dan ibadah kita selama bulan Ramadhan ini diterima di sisi Allah SWT. AMiieennn.

Happy Eid Fitr 1432 H


Packing - Justin Bieber - Sleeping

Mw update dikit nih blognya, berhubung lagi long weekend... hehe. \(»'⌣'«\)  (/»'⌣'«)/

Bosen dari semalam acara di infotainment heboh dengan rencana konsernya si Justin Bieber (JB) ke Indonesia, yang rencananya akan diadakan Sabtu - 23 April 2011, pukul 20.00 WIB di Sentul, Bogor. Saya juga ga mw ketinggalan heboh. Siap - siap, me-List kebutuhan buat besok... Loohh?? Mau kemana, ikutan nonton konser juga? ("‾.‾)┌ ("‾.‾)┌

Baybi--baybi-baybi Ooh..

Weekend kali ini memang spesial, pertama karena long weekend libur dari hari jumat karena perayaan paskah, kedua siswa - siswi SMA sudah selesai masa UAN-nya, dan ketiga ada konser JB di akhir pekan ini. Euforia liburan akhir pekan karena selesai melaksanakan UAN semakin heboh dengan bonus bisa nonton konser JB live di Indonesia. Trus apa hubungannya nih sama saya?? 

Walaupun saya sudah kuliah (jadi tidak merasakan euforia horornya UAN lagi) dan saya juga tidak terlalu suka dengan JB sehingga rela menghabiskan uang sebesar ratusan ribu hanya untuk nonton JB selama 2 jam kurang. Tetapi, saya tetap mahasiswa tingkat akhir yang butuh liburan menyegarkan di long weekend ini. hahhahaaa (ˇ▽ˇ)-c<ˇ_ˇ). So malam ini saya disibukan dan dihebohkan dengan urusan packing alias beres - beres barang untuk dibawa jalan2 bsok.


beres - beres, itung jangan ada yg ketinggalan

Setelah direncanakan selama dua bulan lebih, weekend ini saya bersama keluarga besar Ilkomerz44 (sebutan untuk angkatan 2007 di jurusan saya) mau jalan - jalan melepas penat tugas akhir ke suatu daerah wisata yang masih jarang terjamah oleh wisatawan lokal di akhir pekan. Jadi, dijamin lega dan ga crowded. Mau kemana saya??? ehm masih rahasia deh sobat.. Di tunggu aja nanti postingan selanjutnya yaa.

Pokoknya saya kasih clue, tempatnya masih d sekitar Jabodetabek jadi ga terlalu sulit dicapai. Disana saya bisa mendapatkan panorama alam yang indah, seperti melihat sunset dan sunrise. Dan yang paling penting bisa maen - maen air deh... Pasti udah kebayangkan mw kemana, silahkan ditebak ya Sahabat. 

Okey, segitu dulu update hari ini. Mau cepat - cepat tidur nih, biar besok ga kesiangan bangunnya. Sekalian izin hiatus selama 3 hari. Mau liburan bablass ampe tiga hari.. Hehhe. Happy Blogging dan salam persahablogan. 

Best Regards,
Tito Heyziputra

Ranah 3 Warna - Man Shabara Zhafira

Udah lama nih ga nulis resensi novel lagi, terakhir itu kalau ga salah tentang novel Negeri Van Oranje. Nah mumpung masih segar dan masih currently reading di goodreads[dot]com, saya mau ngebuat resensi tentang novel Ranah 3 Warna karangan Ahmad Fuadi. Walaupun sedikit telat karena novel ini perdana terbit tanggal 23 Januari 2011 kemaren dan seingat saya sudah ada beberapa sobat blogger yang duluan membuat postingan ini, saya tetap akan membuat resensinya dengan versi saya. Selain itu postingan ini juga saya buat sebagai janji kepada Uni NillaGustian, yang tadi siang minta reviewnya di FB.

Novel Ranah 3 Warna adalah buku ke dua dari trilogi Negeri 5 Menara (pada tau kan novel  ini menjadi best seller di tahun 2010, dan sudah dicetak sebanyak 150.000 eksemplar), tapi jangan khawatir jika membaca Ranah 3 Warna langsung pun kita masih bisa mengikuti alur ceritanya. Novel ini  terdiri dari 51 bab cerita dengan halaman berjumlah 473 halaman. Secara resmi diluncurkan dipasaran pada tanggal 23 Januari kemaren. 



Di buku kedua ini setting ceritanya tidak lah lagi didalam pesantren seperti pada buku pertama. Sang tokoh utama "Alif" kini telah lulus dari pondok pesantren di Jawa, dan berusaha mengejar ketertinggalannya untuk bisa mengikuti UMPTN - Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negara, padahal selama 4 tahun di pondok pesantren dia tidak pernah (sedikit sekali ) mendapatkan pelajaran umum seperti fisika, kimia, biologi. Padahal cita - citanya adalah bisa kuliah di Institut Teknologi di Bandung seperti Habibie lalu bisa merantau hingga Amerika.

Dengan semangat menggelegak Alif pulang ke kampung halamannya di Maninjau dan tak sabar ingin segera kuliah. Namun kawan karibnya Randai, meragukan Alif mampu lulus UMPTN karena Alif tidak mempunyai ijazah SMA, pondok pesantren tidak mengeluarkan ijazah yang setara dengan ijazah SMA sebagai syarat pendaftaran UMPTN. Banyak keluarga dan sahabat karibnya yang meragukan cita - cita Alif untuk lulus tembus UMPTN, tetapi terinspirasi dengan semangat tim dinamit Denmark pada Piala Eropa tahun 1992 yang mampu mengalahkan tim Panser Jerman. Alif berhasil melewati UMPTN mengalahkan ratusan ribu tamatan SMA lainnya dan diterima di salah satu Universitas di Bandung.

Tetapi perjalanan Alif tidaklah mulus, cobaan dan rintangan datang silih berganti, sampai kapan dia harus bertahan, teguh bersabar menghadapi semua cobaan hidup, hampir saja dia menyerah kepada nasib. Ternyata bekal nasihat "man jadda wajada" yang didapatnya di pondok pesantren belum bisa mententramkan jiwanya, dan akhirnya dia teringat nasihat lainnya yang diajarkan di pondok pesantren yaitu, "Man Shabara Zhafira". Siapa yang bersabar akan beruntung. Berbekal dua nasihat ini Alif terus menyonsong badai hidup yang menerpanya.

Hingga akhirnya Alif bisa mencapai cita -cita nya dulu untuk sekolah ke luar negeri. Ranah 3 Warna mencerminkan representrasi dari perantauan Alif ke tiga tempat yang berbeda. Jadi tempat pertama adalah Bandung atau Indonesia kalo di kover bukunya itu digambar dengan rumput hijau. Lalu Kemudian ada setting  kedua di Yordania yang digambarkan dalam kovernya dalam bentuk pasir dan ada setting ketiga yaitu Kanada yang digambarkan dengan daun Mekel. Itu merupakan 3 perantauan Alif yang kemudian penuh warna warni sehingga menjadi jalur tanah 3 warna

Bandung - Yaman - Kanada

Bonus Pembatas Buku

Karikatur Peta Bandung - Yaman

Karikatur peta Kanada

Bagaimana nasib Alif selanjutnya, apa hubungan Alif dengan Obelix, orang Indian, Michael Jordan, dan Ksatria Berpantun?? Ranah 3 Warna adalah hikayat tentang bagaimana impian tetap wajib dibela habis - habisan walau hidup digelung nestapa tak berkesudahan, Tuhan sungguh bersama orang - orang sabar.

Kalau penasaran silahkan baca sendiri, karena sejauh ini saya beri rate **** (4 bintang buku ini di goodreads[dot]com. ). Happy reading sob, salam Tito's Weblog. Wassalam...


 

Pemerintah Indonesia Masih ada, Siap ganyang Maling..!!!!

Tertarik dengan artikel dari bang ferdinand tentang Indonesia vs Malaysia. Saya ga sengaja bw ke blog sahabat menujuhijau, yang blognya berisi hal - hal menarik, disana saya baca sebuah artikel atau berita tepatnya yang berisi tentang Indonesia Malaysia. Karena semenjak liburan jarang beli koran dan liat berita di TV, update info ini cukup membuat saya tersenyum. Ternyata pemerintah Indonesia masih ada!!! Berikut beritanya.. cekidot...

Sesaat sebelum pidato politik Presiden SBY Rabu kemarin, ternyata TNI telah mengirim satu batalion ke perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan. Pengiriman ini lebih cepat dari yang direncanakan sebelumnya yaitu pascalebaran.

Followers

My Goodreads Books

Remarchtito's bookshelf: read

Membangun Web Berbasis PHP Dgn Framework CodeIgniter
Galau Remaja di SMA
Un giorno, viaggiando... The Lonely Planet story
JJS: Jalan-Jalan Seram!
Drakuli Kuper
Dari Jendela SMP
Interview With The Nyamuk
Lupus Returns : Cewek Junkies
Belenggu
Rumpi Kala Hujan
Topi-topi Centil
Yang Paling Oke
Cinta Olimpiade
Lupus: Sendal Jepit
Bangun dong, Lupus!
Tragedi Sinemata
Kutukan Bintik Merah
Makhluk Manis dalam Bis
The Lost Boy: Salah Culik
Lupus Kecil


Remarchtito's favorite books »
}