Pages

Tito's Weblog on Mobile

Hello, Welcome to Tito's Weblog

My photo
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
An undergraduate student in Bogor Agricultural University | Majoring in Computer Science | Writer and Programmer | Readings, Swimming, Travelling, Games, Photography, Music, Art, Movie is My passions.

Exploring Jambi - Historical Heritage

Selama 3 tahun merawat blog ini, saya merasa iri kemarin sewaktu mampir di tempatnya kak mila yang ternyata sudah duluan membuat postingan tentang Jambi. Klo mau dihitung2, saya yang orang Jambi tapi belum pernah mempublish Jambi di blog ini. Memang pernah beberapa postingan menyinggung kuliner dari Jambi, tapi itu terasa masih kurang karena tidak meceritakan Jambi secara utuh.  

Rindu akan kenangan masa lalu, keindahan alam, cita rasa kuliner dan dialeg khas bahasa melayu membuat saya tergerak untuk membuat beberapa postingan tentang Jambi - my hometown. Selain itu hitung - hitung juga mau sekalian mempromosikan daerah ku tercinta ini, yang saya yakin tidak banyak blogger yang tahu keberadaannya. Karena Jambi masih kalah populer dengan beberapa Kota besar di Sumatra semisal Padang, Palembang dan Medan.

Banyak sate padang disini, tapi ini bukan padang. Banyak mpek-mpek disini, tapi ini bukan Palembang. Mau jalan - jalan ke Ancol dan Monas juga ada, tapi ini bukan Jakarta. Inilah JAMBI tempat aku dilahirkan. (kicau punai-2010)


Kampus saya IPB memang terdiri dari beribu mahasiswa yang berbeda - beda asal dan budayanya. Mulai dari Aceh sampai Papua kami dicampur menjadi satu,  saya sering kesal sewaktu tahun pertama di asrama dulu. Bulan pertama kami habiskan dengan kegiatan perkenalan satu sama lain. Setiap kali saya berbicara dengan teman asrama, dari logatnya saya disangka orang Minang, tapi kalau dari dialegnya saya disangka orang palembang. Belum lagi kalau saya bawa oleh2 'mpek - mpek' dari kampung halaman, sudah dipastikan saya langsung dikira orang Palembang.

Selesai memperkenalkan diri mereka balik bertanya "Jambi tuh mana ya?” “Sumatra?” “Masuk propinsi mana?" Arrgghhhh ampun deh, kesalnya ga ketolongan. Saya bukan dari Padang or Palembang mas/mbak.. saya asalnya dari Jambi. Dan baru mereka angguk - angguk kepala, tapi dengan raut wajah masih berpikir. Sebelah mana sumatra ya??? *Tepok jidat.. Pengen rasanya langsung kasih peta. 

Nih saya selipkan peta Jambi biar pada jelas.. :: maps.google






Tapi sebenarnya itu bukan salah mereka, memang kurangnya publikasi dari pemerintah kami yang membuat Jambi kurang terkenal. Tak bisa disalahkan juga untuk masalah dialeg, jambi sebelah barat berbatasan langsung dengan padang, sebelah selatan pun berbatasan lansung dengan palembang. Bahasa ibu dan masakan khas pun sangat mirip dengan palembang, susah membedakan Palembang dan Jambi kecuali dari letak geografi nya.

Baiklah cukup curhat diatas, berikut beberapa info tentang Sejarah Jambi, Demografi dan Iklim supaya sobat blogger bisa lebih jelas informasi tentang Jambi. Untung informasi tentang wisata kuliner, daerah bersejarah, wisata travelling akan di berlanjut di postingan berikutnya. Jadi, jangan bosen2 ya untuk balik lagi kesini. :D

1. DEMOGRAFI
JAMBI resmi menjadi provinsi pada tahun 1958 sesuai dengan UU No.61, 1958, Juni 25. Provinsi Jambi terletak di sebuah kawasan yang dikenal sebagai sebagai Pulau Andalas atau Sumatera. Provinsi Jambi terletak antara 0 º 45 '- 2 º 45' Lintang Selatan dan antara 101 º 0'-104 º 55 'Bujur Timur. Terdiri dari 8 Kabupaten dan 2 Kota dengan jumlah penduduk 2.568.548 orang berdasarkan sensus tahun 2003. Wilayah Provinsi Jambi meliputi bidang 53,435.72 Km2 dan panjang 185 km. Batas-batas wilayah Propinsi Jambi adalah sebagai berikut:

Peta Provinsi Jambi :: http://www.indonesia-tourism.com/jambi/

    Utara, dengan Provinsi Riau
    Selatan, dengan Propinsi Sumatera Selatan
    Barat, dengan Provinsi Sumatera Barat
    Timur, dengan Laut Cina Selatan.

2. IKLIM
Di Provinsi Jambi, dari bulan November hingga Maret adalah musim hujan. Dan awal musim kemarau pada bulan Mei sampai Oktober.  Rata-rata curah hujan 1900-3200 mm / tahun dan rata-rata hari hujan 116-154 hari / tahun. Suhu maksimum di Provinsi Jambi adalah 31 derajat celcius.

3. SEJARAH
Pada Abad ke 7 sampai abad ke 13 kita tahu bahwa Indonesia Khususnya Jambi berada pada masa kejayaan agama Hindu dan Budha. Banyak peninggalan - peninggalan bersejarah yang melambangkan bahwa pada abad-abad tersebut agama Hindu dan Budha telah lebih dulu berkuasa di Jambi. Salah satu peninggalan bersejarahnya yang ada di Jambi yaitu Candi Muaro Jambi. Candi Muaro Jambi merupakan kawasan situs percandian terluas di Indonesia yang luasnya mencapai 12 KM persegi. Komplek percandian ini pertama kali ditemukan oleh tentara Inggris bernama SC Crooke pada 1820, ketika ditugasi memetakan Sungai Batanghari. Candi Muaro Jambi sebagai situs purbakala paling luas memiliki 80-an candi, dan sembilan candi besar yaitu Candi Kotomahligai, Candi Kedaton, candi Gedong satu dan Gedong dua, Candi Gumpung, Candi Tinggi, Telago Rajo, Candi Kembar Batu dan Candi Astano.

Komplek Candi di Kab. Muaro Jambi :: lengkap di psotingan selanjutnya

::Kesultanan Jambi
Kemudian selanjutnya pada awal Abad ke 14 ada seorang bangsawan Turki dan anggotanya yang berlayar hingga akhirnya berlabuh disebuah pulau yang disebut Pulau Berhalo. Bangsawan tersebut bernama Ahmad Barus II yang kemudian dikenal dengan nama Datuk Paduko Berhalo. Disanalah beliau mulai mendirikan sebuah kerajaan yang berlandaskan Islam yang merupakan cikal bakal penyebaran agama Islam di Jambi. Datuk Paduko Berhalo kemudian menikah dengan seorang putri dari Minang Kabau yang bernama Putri Selaras Pinang Masak dan dianugrahi 4 orang anak sebelum akhirnya meninggal dan dimakamkan di Pulau Berhala. Adapun anak-anaknya yaitu: Orang Kayo Pingai, Orang Kayo Kedataran, Orang Kayo Hitam dan Orang Kayo Gemuk. Dan yang paling terkenal diantara mereka adalah Orang Kayo Hitam dengan pusakanya yaitu Keris Siginjai, menurut keterangan juga bahwa Sulthan Thaha Saifuddin adalah merupakan keturunan terakhir dari Datuk Paduka Berhala.

Pulau Berhala Jambi :: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5291951
Makam datuk paduko berhala :: http://wisantara.blogspot.com/

::Perahu Kajang Lako dan Angso Duo
Adapun putra bungsu yang bergelar Orang Kayo Hitam Orang Kayo Hitam Menikah dengan putri Tumenggung Merah Mato yang bernama Putri Mayang Mangurai. Dan pada saat itu Orang Kayo Hitam berniat untuk meluaskan wilayah hingga ke pedalaman dan jika ada tuah ingin membangun sebuah kerajaan baru. Sebelum berangkat oleh Temenggung Merah Mato, anak dan menantunya itu diberilah sepasang Angsa serta Perahu Kajang Lako. Kepada anak dan menantunya tersebut dipesankan agar mengikuti aliran Sungai Batanghari untuk mencari tempat guna mendirikan kerajaan yang baru itu, dan tempat yang akan dipilih sebagai tapak kerajaan baru nanti haruslah tempat dimana sepasang Angsa bawaan tadi mau naik ke tebing dan mampir di tempat tersebut selama dua hari dua malam. 

Setelah beberapa hari menghiliri Sungai Batanghari kedua Angsa naik ke darat di sebelah hilir kampung Tenadang namanya pada waktu itu. Dan sesuai dengan amanah mertuanya maka Orang Kayo Hitam dan istrinya Putri Mayang Mangurai beserta pengikutnya mulailah membangun kerajaan baru yang kemudian disebut “Tanah Pilih”, dijadikan sebagai pusat pemerintahan kerajaannya (Kota Jambi) sekarang ini, dan salah satu tempat yang terkenal saat ini yaitu Pasar Angso Duo.


Perahu Kajang Lako :: http://www.panoramio.com/photo/49711736

Orang Kayo Hitam meninggal dan dimakamkan di daerah Kecamatan Berbak saat ini, di komplek pemakaman Orang Kayo Hitam disana ada 4 makam yaitu makam yang paling panjang adalah makam Orang Kayo Hitam sendiri dan disampingnya yaitu makam Istrinya kemudian disampingnya lagi yaitu makam sepupunya Orang Kayo Hitam dan yang paling ujung adalah makam Kucing/Harimaunya.

::Keris Siginjai 
Hubungan Orang Kayo Hitam dengan Tanah Jawa digambarkan dalam cerita orang tuo-tuo yang mengatakan bahwa Orang Kayo Hitam pergi ke Majapahit untuk mengambil Keris bertuah, dan kelak akan menjadikannya sebagai keris pusaka Kesultanan Jambi. Keris itu dinamakan ‘Keris Siginjai’. Keris Siginjai terbuat dari bahan-bahan berupa kayu, emas, besi dan nikel. Keris Siginjai menjadi pusaka yang dimiliki secara turun temurun oleh Kesultanan Jambi. Selama 400 tahun keris Siginjai tidak hanya sekadar lambang mahkota kesultanan Jambi, tapi juga sebagai lambang pemersatu rakyat Jambi.

Sultan terakhir yang memegang benda kerajaan itu adalah Sultan Achmad Zainuddin pada awal abad ke 20. Selain keris Siginjai ada sebuah keris lagi yang dijadikan mahkota kerajaan yaitu keris Singa Marjaya yang dipakai oleh Pangeran Ratu (Putra Mahkota). Pada tahun 1903 Pangeran Ratu Martaningrat keturunan Sultan Thaha yang terakhir menyerahkan keris Singa Marjaya kepada Residen Palembang sebagai tanda penyerahan. Pemerintah Hindia Belanda kemudian menyimpan Keris Siginjai dan Singa Marjaya di Museum Nasional (Gedung Gajah) di Batavia (Jakarta).





::Sepucuk Jambi, Sembilan Lurah
Seloka ini tertulis di lambang Propinsi Jambi, menggambarkan luasnya wilayah Kesultanan Melayu Jambi yang merangkumi sembilan lurah dikala pemerintahan Orang Kayo Hitam, iaitu : VIII-IX Koto, Petajin, Muaro Sebo, Jebus, Aer Itam, Awin, Penegan, Miji dan Binikawan. Ada juga yang berpendapat bahwa wilayah Kesultanan Jambi dahulu meliputi 9 buah lurah yang dialiri oleh anak-anak sungai (batang), masing-masing bernama : 1. Batang Asai 2. Batang Merangin 3. Batang Masurai 4. Batang Tabir 5. Batang Senamat 6. Batang Jujuhan 7. Batang Bungo 8. Batang Tebo dan 9. Batang Tembesi. Batang-batang ini merupakan Anak Sungai Batanghari yang keseluruhannya itu merupakan wilayah Kesultanan Melayu Jambi.


Lambang Daerah Tingkat I Provinsi Jambi

Sepucuk jambi sembilan lurah, batangnyo alam rajo.
Lambang Daerah Tingkat I Provinsi Jambi, berbentuk Bidang Dasar Segi Lima, menggambarkan lambang Jiwa dan semangat Pancasila; Masjid, melambangkan Ketuhanan dan Keagamaan; Keris, melambangkan kepahlawanan dan Kejuangan; Gong, melambangkan jiwa musyawarah dan Demokrasi.

Kesenian di Provinsi Jambi yang terkenal antara lain Batanghari, Kipas perentak, Rangguk, Sekapur sirih, Selampit delapan, Serentak Satang. Upacara adat yang masih dilestarikan antara lain Upacara Lingkaran Hidup Manusia, Kelahiran, Masa Dewasa, Perkawinan, Berusik sirih bergurau pinang, Duduk bertuik, tegak betanyo, ikat buatan janji semayo, Ulur antar serah terimo pusako dan Kematian.

::Senarai Sultan Jambi (1790-1904)
1790 - 1812 Mas’ud Badruddin bin Ahmad Sultan Ratu Seri Ingalaga
1812 - 1833 Mahmud Muhieddin bin Ahmad Sultan Agung Seri Ingalaga
1833 - 1841 Muhammad Fakhruddin bin Mahmud Sultan Keramat
1841 - 1855 Abdul Rahman Nazaruddin bin Mahmud
1855 - 1858 Thaha Safiuddin bin Muhammad (1st time)
1858 - 1881 Ahmad Nazaruddin bin Mahmud
1881 - 1885 Muhammad Muhieddin bin Abdul Rahman
1885 - 1899 Ahmad Zainul Abidin bin Muhammad
1900 - 1904 Thaha Safiuddin bin Muhammad (2nd time)
1904 Dihancurkan Belanda

Dengan berakhirnya masa kesultanan Jambi menyusul gugurnya Sulthan Thaha Saifuddin tanggal 27 April 1904 dan berhasilnya Belanda menguasai wilayah-wilayah Kesultanan Jambi, maka Jambi ditetapkan sebagai Keresidenan dan masuk ke dalam wilayah Nederlandsch Indie. Residen Jambi yang pertama O.L Helfrich yang diangkat berdasarkan Keputusan Gubernur Jenderal Belanda No. 20 tanggal 4 Mei 1906 dan pelantikannya dilaksanakan tanggal 2 Juli 1906. Namun perjuangan rakyat Jambi terus berlangsung dan pada tahun 1907 barulah Jambi sepenuhnya jatuh dibawah kekuasaan Belanda. Belanda memasukkan Jambi ke dalam wilayah keresidenan Palembang dengan dua asisten residen dan pada tahun 1905 Jambi menjadi keresidenan dan status asisten residen diganti menjadi onder afdeling yang salah satunya adalah Kerinci yang tadinya merupakan bagian keresidenan Sumatera Barat.


Sultan Thaha Saifuddin :: 4shared.com

Pada tahun 1948 provinsi Sumatera dibagi menjadi tiga provinsi. Jambi termasuk dalam wilayah Sumatera Tengah. Namun aksi militer Belanda yang menyerang kota Jambi memaksa residen menyingkir ke luar kota. Dalam keadaan bergolak tersebut, Residen Inu Kertapati membuat surat kuasa untuk menjalankan pemerintahan ditempat yang tidak dikuasai Belanda. Pemerintahan Jambi mulai membaik sejak Konferensi Meja Bundar. Tahun 1958 provinsi Sumatera Tengah dimekarkan menjadi tiga provinsi, salah satunya Jambi.
***

Meskipun saya sebenarnya bukan keturunan asli Jambi hanya keluarga perantau dari Sumatra Barat, Jambi tetap lah tanah tumpah darah tempat saya dilahirkan dan menikmati indahnya masa - masa kecil di tanah Melayu ini. Nah semoga sekarang, Jambi sudah semakin banyak yang tahu. Yah minimal sobat2 blogger yang sudah mampir dan baca artikel ini. Tidak salah lagi klo Jambi bukan lah bagian dari Sumbar ataupun Sumsel.

Dan untuk bagian jalan - jalan, kuliner, dan wisata budaya tentang Jambi akan menyusul pada postingan berikutnya.  Sampai Jumpa lagi sobat blogger.. Enjoy reading my Blog.. salam. :D




Sumber ::
Link 1.
Link 2.


15 Komentar:

Gaphe said...

prok-prok-prok, kamu menyajikan dengan lengkap sekali. tau nggak, pas baca ini gw jadi keingetan guru geografi.. di buku jaman SMP dulu tiap bahas satu wilayah kan mulai dari demografi, iklim, baru ke sejarah dan peninggalannya, trus juga tempat-tempat uniknya. hehehe.

belom pernah ke jambi sebenernya, smoga lain kali ada kesempatan kesono.

tapi To, kalo kamu orang jambi.. berapa lama sering pulang ke sana?

tito Heyziputra said...

@gaphe: iya aku bongkar2 buku SD dulu bang,, hahhahaha. AKu balik setahun sekali pas lebaran doang,, kan Ortu masih dsana. Ayo ke Jambi ntar gw ajak2 jalan2 deh.

saryadinilan said...

ingat jambi jadi ingat Ayu Dewi yang gagal kawin,
BWT nice artikel about jambi,love,peace and hang out.

tito Heyziputra said...

@saryadinilan hhha terkenal lewat skandal artis :p Boleh juga sih.. makasih bang. Hangout ntar buat postingan berikutnya

Belajar Bisnis Online said...

berkunjung sob..salam blogger
sukses selalu ...:)

Sang Cerpenis bercerita said...

wah perahu kajangnya menarik amat

lombokguide said...

amazing jambi dilihat dari photo-photonya sangat keren kapan ya bisa kesana, Lombok - Jambi jauuhh bangettt (_ _")

Salam kenal brother dari blogger amatiran Lombok Utara.

outbound di malang said...

jadi pengen ke jambi saya

Mila Said said...

aku pengen ke candi ituuuu....
Tapi wkt itu ke jambi 2 minggu cuman sibuk kerjaan soang, ga sempet kemana2.. sayang bgt :(
sbnrnya bnyk juga potensi wisata disana, tapi sayang ga di perhatikan yah.

Fairysha said...

Waaaa....tito...publish jambi...hihihi...saya aja yang bukan orang jambi udah publish duluan, walao ga selengkap kamu... hihihi... nih disini http://bungarumputdipadangilalang.blogspot.com/2011/04/dewek-be.html

tito Heyziputra said...

@BBO: thanks bro, welcome.. tks udah mampir ksini

@SCB: makasih kakk, itu replika kak, hha

@LombokGuide: hhhhaa tenang cari tiket promo, trus langssung k Jambi, tukeran gw yg k Lombok. serruuuuuu

@mila: iyaa kak, bener banget, pemerintah blum mengeksplor semua wisatanya, seperti bangka yg sudah mulai menjadikan pantai sbagai pemasukan utama wisata.

tito Heyziputra said...

@Outbond malang: yuuk mari mas, ksini.

@fairyasha: iyaa ya, wah bener kan aku ketinggalan banget nih. Padahal daerah ku sendiri, okay nanti aku maen2 k jambi di tempat mu, :loohh hha

jenglot bae said...

hahahhaha... saya juga ngalamin kaks yg situ alamin, kebetulan saya di jogja,... tapi sebenernya yg salah ya mereka kenapa terlalu bodoh sampe ga' tau Provinsi Jambi, masa iya bisa lulus SD kalo ga' tau nama2 provinsi di indonesia [img]http://www.indowebster.web.id/images/smilies/jeanovea/hahai.gif[/img]
jangan2 mereka juga ga' tau kalo timor leste pernah jadi bagian republik ini [img]http://www.indowebster.web.id/images/smilies/hoho.gif[/img]

sekarang saatnya kita perkenalkan Provinsi Jambi Pada Dunia [img]http://www.indowebster.web.id/images/smilies/onion-41.gif[/img]

jenglot bae said...

hahahhaha... saya juga ngalamin kaks yg situ alamin, kebetulan saya di jogja,... tapi sebenernya yg salah ya mereka kenapa terlalu bodoh sampe ga' tau Provinsi Jambi, masa iya bisa lulus SD kalo ga' tau nama2 provinsi di indonesia [img]http://www.indowebster.web.id/images/smilies/jeanovea/hahai.gif[/img]
jangan2 mereka juga ga' tau kalo timor leste pernah jadi bagian republik ini [img]http://www.indowebster.web.id/images/smilies/hoho.gif[/img]

sekarang saatnya kita perkenalkan Provinsi Jambi Pada Dunia [img]http://www.indowebster.web.id/images/smilies/onion-41.gif[/img]

jenglot bae said...

hahahhaha... saya juga ngalamin kaks yg situ alamin, kebetulan saya di jogja,... tapi sebenernya yg salah ya mereka kenapa terlalu bodoh sampe ga' tau Provinsi Jambi, masa iya bisa lulus SD kalo ga' tau nama2 provinsi di indonesia [img]http://www.indowebster.web.id/images/smilies/jeanovea/hahai.gif[/img]
jangan2 mereka juga ga' tau kalo timor leste pernah jadi bagian republik ini [img]http://www.indowebster.web.id/images/smilies/hoho.gif[/img]

sekarang saatnya kita perkenalkan Provinsi Jambi Pada Dunia [img]http://www.indowebster.web.id/images/smilies/onion-41.gif[/img]

Followers

My Goodreads Books

Remarchtito's bookshelf: read

Membangun Web Berbasis PHP Dgn Framework CodeIgniter
Galau Remaja di SMA
Un giorno, viaggiando... The Lonely Planet story
JJS: Jalan-Jalan Seram!
Drakuli Kuper
Dari Jendela SMP
Interview With The Nyamuk
Lupus Returns : Cewek Junkies
Belenggu
Rumpi Kala Hujan
Topi-topi Centil
Yang Paling Oke
Cinta Olimpiade
Lupus: Sendal Jepit
Bangun dong, Lupus!
Tragedi Sinemata
Kutukan Bintik Merah
Makhluk Manis dalam Bis
The Lost Boy: Salah Culik
Lupus Kecil


Remarchtito's favorite books »
}